Kamis, 25 Juni 2009

Contoh Informasi Riwayat Anak


Berikut ini contoh lembar observasi tentang Informasi Riwayat Anak untuk mata kuliah
Permasalahan Anak dan Penanganannya

A. Data Anak

Nama : SABRINA AHYATUN NISA
Jenis Kelamin : PEREMPUAN
Tempat dan Tanggal Lahir : Pekalongan, 31 agustus 2005
Agama : Islam
Nama Sekolah : -
Kelas : -
Alamat : -

B. Data Orang Tua

Nama Ayah (Kandung/Tiri/Angkat) : SANTOSO
Tempat dan Tanggal Lahir : Semarang, 30 desember 1974
Agama : Islam
Pendidikan : SMP
Pekerjaan : Pedagang
Alamat : KESATRIAN V, RT.23 BERLAND
Nama Ibu (Kandung/Tiri/Angkat) : IPAH
Tempat dan Tanggal Lahir : Banjar Negara, 30 november 1983 :
Agama : Islam
Pendidikan : SD
Pekerjaan : PRT
Alamat : Berland, Jakarta pusat

C.Saudara (Kandung/Tiri/Angkat)

Umur:
Nama:
Kelamin:
Pendidikan:
Pekerjaan:
Keterangan:

D. Orang lain yang serumah

Umur:
Nama:
Kelamin:
Pendidikan:
Pekerjaan:
Keterangan:

E. Riwayat Kelahiran


Kehamilan

Mengalami keguguran sebelumnya ? ya/tidak
Merasa sedih/bingung/kesal karena :
Anak tergolong yang diinginkan ? ya/tidak/tidak tahu.

Kelahiran

Umur kandungan : cukup/kuranag
Saat kelahiran : biasa/lama/sukar/dengan cara :
Tempat kelahiran : di rumah sendiri/ di rumah sakit.
Ditolong oleh : DOKTER
Berat badan bayi : 3kg krg 2ons
Panjang badan bayi : -

F.Riwayat Makanan

Menetek ibu hingga umur : 1 tahun
Minum susu kaleng hingga umur : skg
Kualitas makanan : cukup/kurang
Kuantitas makanan : cukup/kurang
Kesukaran pemberian makanan berupa : Sayur

G. Toilet Training

Dapat mengetur buang air kecil pada umur : 1tahun
Dilatih dengan cara : Melatih cara buang air kecil
Dapat mengatur buang air besar pada umur : 2 tahun
Dilatih dengan cara : Mengenalkan tempat buang air besar

H. Riwayat Perkembangan Fisik

Telungkup : 3 bulan
Duduk : 5 bulan
Berdiri : 8 bulan
Berjalan : 12 bulan

Berbicara kata-kata pertama : 10 bulan
Berbicara dengan kalimat lengkap: 18 bulan
Kesulitan dalam berbahasa : menyebut huruf R
Kesulitan dalam gerak : tidak
Riwayat kesehatan : sering menderita panas tinggi

I. Faktor sosial dan Personal

Hubungan dengan Saudara (kandung/tiri/angkat) :
Hubungan dengan teman : Tetangga
Hobi : Menyanyi
Minat :
Aktivitas rekreasi : Kebun Binatang
Sikap orang tua terhadap anak : Baik
Penerimaan dan tanggung jawab : Baik
Sikap terhadap masalah belajar :

J. Riwayat Pendidikan

Masuk TK umur :
Kesulitan di TK :
Masuk SD umur :
Pernah tinggal kelas di SD di kelas:
Kesulitan di SD :
Bantuan yang pernah diterima anak :
Sikap anak terhadap guru :
Sikap anak terhadap sekolah :

Kemampuan menjalin hubungan kerjasama, memuaskan perhatian, mengorganisasikan, menguasai situasi baru (misalnya dalam pesta, perjalanan, perubahan suasana yang tidak dapat diramalkan, atau dalam kehidupan sehari-hari), penerimaan sosial (social acceptance), penerimaan tanggung jawab, menyelesaikan tugas, dan kebijaksanaan. Kemampuan motorik atau gerak mencakup koordinasi umum (lari, memanjat, meloncat, berjalan),

Skala Penilaian Perilaku Anak


Setiap perialku anak di bawah ini dinilai dengan skala penilaian berikut

SK
K
C
B
SB

Keterangan:
SK = sangat kurang
K = kurang
C = cukup
B = baik
SB = sangat baik

PEMAHAMAN AUDITORIS

1. Kemampuan mengikuti perintah
2. Pemahaman mengikuti diskusi dalam kelas
3. Kemampuan menyimpan informasi yang disampikan secara lisan
4. Pemahaman arti kata

BAHASA UJARAN

5. Kemampuan mengekspresikan pikiran dengan kalimat lengkap dengan tata bahasa yang akurat
6. Kemampuan memahami perbendaharaan kata
7. Kemampuan menghafal kata
8. kemampuan menghubungkan pengalaman
9. Kemampuan memformulasikan gagasan-gagasan

ORIENTASI

10. Ketepatan waktu
11. Orientasi ruang
12. Pertimbangan hubungan-hubungan (besar-kecil, jauh-dekat, ringan-berat)
13. Pemahaman tentang arah

PRILAKU

14. Kemampuan bekerja sama
15. Kemampuan memusatkan perhatian
16. Kemampuan mengorganisasikan pekerjaan
17. Kemampuan menguasai situasi baru
18. Penerimaan sosial
19. Penerimaan tanggung jawab
20. Kemampuan menyelesaikan tugas
21. Kebijaksanaan

GERAK

22. Koordinasi umum (berjalan, berlari, meloncat)
23. Keseimbangan
24. Kemampuan mempergunakan perkakas/peralatan

Meminta kepada anak untuk menyusun suatu puzzle yang menggambarkan suatu objek. Tes “coding” mengukur kemampuan anak mengingat hubungan antara angka-angka dengan simbol-simbol geometric dan secara cepat mencatat hubungan-hubungan tersebut. Tes “mazes” merupakan suatu tes pilihan yang mengukur kemampuan anak untuk menemukan jalan keluar dari suatu jaringan.

Tugas

Kunjungilah sebuah SD dan tanyakan kepada sekolah atau guru, siapa-siapa di antara anak yang tergolong berkesulitan belajar. Mintalah kepada kepala sekolah atau guru teersebut salah seorang anak untuk diwawancarai. Lakukan pula wawancara dengan orang tua anak yang bersangkutan. Untuk bertemu dengan orang tua.

Contoh Laporan Observasi Mahasiswa PGTK Cerdas Bangsa




LEMBAR KERJA OBSERVASI MAHASISWA
PGTK CERDAS BANGSA


Rabu, 21 Mei 2008

Di Klinik Bina Wicara Vacana Mandira
Jl. Kramat VII/27 Jakarta

Mata Kuliah : Permasalahan pada Anak dan Penanganannya
Dosen : Agustina A.Md TW., SPd
Nama Mahasiswa : Novitria Rusyadi
Kelas : III-e
Sifat : Take Home
Waktu : 4 hari (Senin kumpul)


A.IDENTITAS

1. Nama: Yohan
Terapis: Siti Kiptiah
2. Tempat/Tanggal Lahir: Jakarta, 8 Mei 2001
3. Jenis Kelamin: Laki-laki
4. Kelas (jika sudah sekolah): -

B. DATA PENGAMATAN

1. Motorik Kasar:

Yohan mampu mengendalikan motorik kasarnya seperti, melompat, berlari, berguling-gulingan dsb.

2. Motorik Halus:

Dalam motorik halus, yohan tidak bermasalah. Yohan mampu memegang pensil dengan benar dan menebalkan huruf yang dibuat oleh terapisnya. Yohan juga mampu menyusun lawan dari gambar-gambar sederhana seperti, benang - jarum, baju - celana,dsb.

3. Tingkah laku & Sosial:

Yohan cendrung menyakiti diri sendiri dan orang lain pada saat ia marah. ia tidak suka apabila di perintahkan oleh terapisnya untuk menyebutkan kata dengan berulang-ulang. Apabila ia sudah bosan dengan permainan yang diberikan,yohan dengan cara langsung memukul,menggigit, menendang,dan menjambak-jambak rambut orang yang ada di dekatnya.Bahkan, ia sering memukul tangannya ke dinding apabila ia sudah terlalu kesal. untuk sosial,pertama-tama yohan tidak mau berkenalan dengan orang baru (tidak mudah menerima orang baru). Tapi setelah beberapa waktu kemudian,ia bersikap seperti biasanya.

4. Bahasa & Bicara:

Yohan lebih banyak diam.dan apabila ia menginginkan sesuatu,ia menggunakan bahasa isarat,seperti menunjuk sesuatu atau mengucap kata dengan tidak jelas. Yohan mengalami kesulitan dalam berbicara.

5. Menolong diri sendiri:

Yohan termasuk mampu dalam menolong diri sendiri. Pada saat buang air kecil, ia melakukan dengan sendirinya. Begitu juga pada saat membuka dan memakai pakaian,ia melakukan sendiri tanpa bantuan orang lain.

6. Kognitif:

Yohan sudah mampu memasangkan benda sesuai dengan pasangannya, namun ia belum mampu mengenal bilangan & mengurutkan bilangan.

Senin, 22 Juni 2009

Lokasi PGTK Cerdas Bangsa Jakarta




Lokasi PGTK Cerdas Bangsa Jakarta terletak di Jl. Matraman Raya 56, Jakarta Timur. Berada di lantai 2, Wisma Indomaret. Persis di sebelah kanan Bank DKI Syariah, Bank Danamon, atau Gramedia Matraman.

Kalau naik Busway, turun di halte Tegalan.

* Klik Gambar untuk memperbesar dan memperjelas.

Mata Kuliah PGTK Cerdas Bangsa



Untuk membekali ilmu yang cukup, PGTK Cerdas Bangsa memberikan kuliah berikut ini:

Psikologi Perkembangan Anak
Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini
Permasalahan Anak dan Assesment
English
Musik + tari
PKM + Manajemen & Administrasi Sekolah
Sempoa + Kreativitas dan Media Pengajaran
Metodologi Pengembangan Kesehatan & Gizi
Kurikulim TK
Profesionalisme Guru
Metodologi Pengembangan Sosial Emosional
Metodologi Pengembangan Bahasa
Program Perencanaan Evaluasi Pengajaran
Strategi Belajar Mengajar
Metodologi Pengembangan Motorik Anak
Metodologi Pengembangan Sains & Matematika
PPL

Wisuda Pertama PGTK Cerdas Bangsa





Wisuda pertama PGTK Cerdas Bangsa. Suasana sangat meriah dan sukses. Diikuti Angkatan 1, 2 dan 3.

Wisuda Pertama PGTK Cerdas Bangsa





Saat wisuda pertama, PGTK Cerdas Bangsa menyelenggarakan untuk angkatan 1,2 dan 3 sekaligus. Untuk mengintip wisudanya, berikut ini foto-fotonya.

Senin, 04 Mei 2009

Parenting: 4 Characteristics of a Successful Reader

by Jane McGivern Levine


Article provided by Sylvan Learning Center
Good readers of all ages share similar traits--four, to be exact--that not only help them to appreciate the literature in front of them, but also create an effective reader framework to improve comprehension and build critical reading skills. Does your child exhibit the following traits? If not, help him develop the secrets of successful readers.

Self-monitoring strategies

What does your child bring to the text? Does he or she draw from personal connections and prior knowledge? Successful readers engage in internal dialogue by asking questions such as "Does this make sense?" and "Does this word sound right?"

Like detectives, good readers examine the evidence, make reasonable predictions, and draw conclusions. They determine meaning by searching for context, picture, and phonetic clues. Suffixes, prefixes, and root words, like little puzzle pieces, help them to decode and understand words. Successful readers also notice signal and transition words such as first, in conclusion, and for example. These words help to provide structure, establish sequence, and introduce new thoughts or actions.

All readers become confused or lose the meaning of the text sometimes, but successful readers know when to stop and reread the passage. They might even use a stickie-note to write a thought or question to answer later. A good reader also uses sensory clues and description to visualize characters, settings, and action. Some think of it as watching a movie playing in their minds.

Structural awareness

Does your child notice how a text or novel is organized? Knowledge of structure can help provide him or her with valuable information about content. For example, when she's studying for a test, headings, subheadings, and highlighted words are easy guides to pertinent information. In novels, double-spacing within a chapter usually indicates a change of setting.

Learning to identify the genre of a book can be beneficial, too. Is it a fantasy, mystery, or biography? Maybe it is an historical or science fiction novel. Each genre has its own specific structure. Biographies often follow a time-line format, while fantasies tend to be plot driven.

Ability to choose appropriate materials

Good readers choose books they are able to read, while less adept readers often pick books that are too difficult for them. The perfect book stretches a child's capabilities without causing frustration. What is appropriate reading content for a seventh grader may not be appropriate for a third grader, even though she is able to decode the words.

Children need to experiment to find books that are a good fit for them. Many discover a particular author or series that they enjoy. Others get recommendations from their friends, teachers, or librarians. There are so many wonderful books to choose from to meet every child's particular needs. Help your child to learn how to select wisely.

Appreciation of the payoffs

Good readers live vicariously through a book's characters. They understand that distant planets, foreign cultures, and even ancient history can become readily accessible with a turn of the page. To them, books mean knowledge, adventure, and relaxation.